Benarkah Harimau Jawa Belum Punah ?

Advertisements
Loading...
Benarkah Harimau Jawa Belum Punah ? - Harimau Jawa berdasarkan wikipedia adalah subspesies harimau yang habitatnya di Pulau Jawa. Harimau ini dinyatakan punah di sekitar tahun 1980-an, akibat perburuan dan perkembangan lahan pertanian yang mengurangi habitat binatang ini secara drastis. Ada kemungkinan kepunahan ini terjadi di sekitar tahun 1950-an ketika diperkirakan hanya tinggal 25 ekor jenis harimau ini. Terakhir kali ada sinyalemen dari harimau jawa ialah pada tahun 1972. Pada tahun 1979, ada tanda-tanda bahwa tinggal 3 ekor harimau hidup di Pulau Jawa. Kemungkinan kecil binatang ini belum punah. Pada tahun 1990-an ada beberapa laporan tentang keberadaan hewan ini, walaupun hal ini tidak bisa diverfikasi.

Indikasi Harimau Jawa belum punah muncul saat banyaknya laporan dari masyarakat yang mengaku pernah melihat binatang ini . Harimau jawa disinyalir masih hidup dan belum punah dengan ditemukannya beberapa bukti autentik seperti bekas kaki dan cakarannya . Misteri binatang yang lebih besar dari Harimau Sumatera ini terus berdatangan .

Satwa ini dianggap berasal dari lembah Tigris yang kemudian menyebar hingga ke Bali melewati rentang waktu ribuan tahun. Adanya perubahan tinggi permukaan air laut dan fragmentasi antar populasi, menjadikan spesies harimau loreng dikenal dengan 8 sub-spesies. Saat ini tiga sub-spesies, yaitu harimau Kaspia, harimau Bali dan Harimau Jawa sudah dianggap punah.

Wahyu Giri Prasetya dalam presentasinya berjudul “Mengapa Kami Menolak Harimau Jawa Punah”  memaparkan bahwa harimau Jawa belum bisa dikatakan punah. Dalam materinya fakta temuan selain dari foto masih ditemukan. Laporan pembunuhan dan sisa pembunuhan masih terus didapat. Selain itu, metode pemantauan konvensional ada banyak kelemahan. Contohnya, pemasangan kamera di TN Meru Betiri masih dalam jumlah yang terbatas sekali, dan tidak dilakukan penelitian dalam 2 kali siklus umur secara terus menerus, dan juga lokasi penelitian yang ada masih terbatas di Meru Betiri.

Pada tahun 1974, penelitian Seidensticker dan Sujono di Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Jawa Timur memperkirakan Harimau Jawa tinggal 3-4 ekor. Berikutnya riset WWF di tempat yang sama tahun 1994, ternyata menunjukan hasil nihil. Kamera trap sistem injak yang dipasang tidak memotret satupun sosok Harimau Jawa. Selam ini TNMB terlanjur ditetapkan menjadi habitat terakhir Harimau Jawa. Sehingga, kesimpulan punah muncul pada Desember 1996, CITES memutuskan vonis punah.
Harimau Jawa

Kisah Nyata Kesaksian Sutrisno Warga Gunung Kidul Melihat Harimau Jawa

Sebenarnya banyak kesaksian mengenai penampakan harimau jawa yang diklaim telah punah . Dari beberapa cerita mengenai kesaksian melihat harimu jawa , salah satu kisah nyata yang paling menarik adalah kesaksian dari Sutrisno , Warga Gunung Kidul .

Sutrisno yang pada saat itu sedang memancing di sebuah sungai , tengah asik memandangi jorannya menunggu kapan ikan akan menangkap . Pada saat itu , hari tengah malam . Sutrisno memang sudah biasa melakukan hal ini . Selama ini juga ia sangat sering berkunjung ke sungai yang tidak jauh dari kawasan Gunung Kidul .

Untuk memecah malam yang sangat sepi , Sutrisno mendengarkan musik mp3 yang ada di selulernya. Tidak beberapa lama setelah ia memutarkan mp3 lagu kesukaannya , ia mendengar suara mengaum seperti harimau . Lantas ia sangat terkejut , karena kejadian ini baru pertama kali dialami olehnya . Suara mengaum yang begitu kuatnya , membuat tubuhnya merinding . Dicobanya untuk menyoroti daerah sekitar dengan lampu senter miliknya . Disitulah ia melihat seekor harimau besar memandang dengan tajam kearah Sutrisno . Saat itu Sutrino tidak bisa bergerak karena ketakutan yang dia rasakan .

Tidak beberapa lama , Harimau itu pergi ntah kemana . Menurut penuturan Sutrisno , apa yang dilihatnya merupakan harimau asli . Bukan macan ataupun yang lainnya . Karena ukuranya yang begitu besar , membuat Sutrisno yakin apa yang dilihatnya adalah Harimau .
Harimau Jawa Masa Lalu

Pandangan Supranatural Melihat Kepunahan Harimau Jawa

Penasaran mengenai pandangan dunia supranatural , saya bertemu dengan Mbah Pilu disela-sela kesibukannya . Saya  menanyakan kepada beliau , apakah benar Hari Jawa sudah punah ? Tetapi bagaimana dengan kesaksian para warga yang mengaku melihat harimau tersebut ? . Akhirnya Mbah Pilu bersedia untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya . Dari beberapa jawaban Mbah Pilu , berikut saya rangkum untuk anda :

Punah atau tidaknya sebuah makhluk hal itu adalah misteri illahi . Jika benar harimau tersebut punah , tidak sulit bagi yang maha kuasa untuk menciptakannya lagi . Hal ini tentu menjadi pembelajaran bagi kita semua menyangkut betapa pentingnya melestarikan alam dan hewan-hewan yang nantinya juga akan dilihat oleh anak cucu kita .

Berdasarkan pandangan supranatural , sebenarnya makhluk itu masih menjadi misterius . Jika dilihat dari terawangan gaib , masih ada kita lihat harimau jawa berkeliaran di hutan . Tetapi Mbah Pilu belum yakin , apakah terawangannya ini merupakan harimau jawa nyata ataukah harimau jawa gaib . Seperti halnya Jin yang menyerupai sosok harimau jawa .

Tentu harus ada penelitian yang mendalam untuk membuktikan apakah harimau jawa punah atau tidak , yang jelas jika dilihat dari terawangan gaib , Harimau Jawa masih ada .

Itulah yang bisa kami sampaikan terkait dengan Benarkah Harimau Jawa Belum Punah ?, kamu bisa mengisi komentar dibawah sebagai kritik, saran, maupun tanggapan kamu terhadap tulisan ini, kamu juga bisa membaca tulisan kami sebelumnya mengenai Kisah Nyata Anak Disembunyikan Orang Bunian, Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kamu semua.
Advertisements

0 Response to "Benarkah Harimau Jawa Belum Punah ?"

Posting Komentar