Ilmu Kebatinan Didalam Islam

Ilmu Kebatinan Didalam Islam - Terkait semakin maraknya orang-orang yang sedang mencari ilmu kebatinan, maka saya secara pribadi mencoba untuk meneliti ilmu kebatinan menurut pandangan agama islam. Apalagi saat ini, metode yang dilakukan oleh banyak orang dalam mendapatkan ilmu kebatinan sudah menyalah dan melanggar aturan agama. Bahkan beberapa yang sudah menjadi rahasia umum mencoba untuk mencari ilmu kebatinan melalui bersekutu dengan setan.

Ilmu kebatinan sendiri merupakan ilmu yang tertanam dalam diri dan biasanya bersifat gaib yang tentunya tidak terlihat oleh kasat mata. Ilmu yang seperti ini sudah banyak dituliskan dalam sejarah-sejarah islam. Islam sendiri tidak melarang seseorang untuk mendapatkan ilmu kebatinan jika berdasarkan dengan cara yang benar dan tentunya dengan tujuan yang benar.

Namun fokus ilmu kebatinan dalam konteks islami berpusat kepada Illahi. Hal ini lah yang membedakan ilmu kebatinan didalam dunia islam dengan ilmu kebatinan lainnya. Beberapa yang saya tanyai menjawab jika ilmu kebatinan didalam dunia islma masuk kepada fase tertinggi yaitu makrifatullah. Keyakinan yang tertanam dalam diri menimbulkan sebuah energi yang tentu datangnya dari sang pencipta.

Ilmu kebatinan sangat dilarang jika kita mendapatkannya dengan cara-cara yang tidak baik. Seperti yang dikatakan oleh Nabi Muhammad didalam hadistnya :
“Jauhilah tujuh hal yang menghancurkan. Para sahabat bertanya: “Apa saja wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Syirik (menyekutukan) Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah tanpa hak, makan riba, makan harta anak yatim, lari dari medan perternpuran,dan menuduh wanita baik-baik berbuat zina.” (HR. Bukhari no. 6.465 dan Mus­lim no. 89).
Adapun kita sebagai umat islam dituntut untuk meminta sesuatu hanyalah kepada Allah. Terkait ilmu kebatinan ini sendiri banyak masyarakat yang terlalu percaya  terhadap manusia yang mengaku memiliki kekuatan bahkan mengatasnamakan agama. Terkait ilmu kebatinan, kita sebagai umat islam dapat mencarinya dengan terus berikhtiar dan mempelajari agama serta memohon doa kepada Allah SWT. Diluar daripada itu, tentunya  dilarang oleh agama. Seperti didalam hadist berikut ini,
Dari Abu Thalhah, dari Nabi beliau bersabda, “Barang siapa mendatangi dukun/peramal (dan yang sejenisnya) dan menanyakan kepadanya tentang sesuatu maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam.” (HR. Muslim no. 2.230)
Ilmu Kebatinan


Itulah yang bisa kami sampaikan terkait dengan Ilmu Kebatinan Didalam Islam, kamu bisa mengisi komentar dibawah sebagai kritik, saran, maupun tanggapan kamu terhadap tulisan ini, kamu juga bisa membaca tulisan kami sebelumnya mengenai Apa itu Ilmu Gendam ?, Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kamu semua.

0 Response to "Ilmu Kebatinan Didalam Islam"

Posting Komentar